| Ragam Pustaka |
|
| LEGENDA MAKHLUK TERPILIH |
| KANJENG RATU ADIL
QS. 07:181 (Al A’raaf), Berkata RasululLah SAW, Jangka Jayabhaya
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. ('An Nuur', QS. 24:55) Kanjeng Ratu Adil (‘Al Muddatstsir’, QS. 74:01) dan Imam Mahdi (‘Al Ghaib’, QS. 02:03) adalah dua orang yang berbeda dalam hal dimensi fisik dan waktu namun sama-sama aulia Allah bergelar nama Muhammad (yang diberikan sendiri oleh Allah) dengan tugas yang sama yaitu sebagai pemimpin umatNya pada akhir zaman. Jika Kanjeng Ratu Adil dihadirkan di Tanah Jawa beberapa abad sebelum kiamat maka Imam Mahdi diturunkan di Tanah Arab pada saat kiamat sudah sangat dekat (sesudah zaman Kanjeng Ratu Adil). Kanjeng Ratu Adil adalah penghulu di atas penghulu para aulia pilihan Allah yang welas asih namun tegas dalam menegakkan hukum (syariat) Allah SWT. Pada saatnya, Beliau akan hadir dengan Trisula Wedha (bukan merujuk secara harfiah sebagai suatu senjata atau agama, hanya dipahami oleh Beliau beserta para aulia terdekatnya) dan mengenakan pakaian takwa (libaasut taqwaa) QS. 07:26 (Al A’raaf), untuk memimpin dengan adil bijaksana QS. 07:181 (Al A’raaf) dan mengayomi alam semesta sesuai kehendak Sang Maha Pencipta QS 28:77 (Al Qashash).
|


Tidak ada komentar:
Posting Komentar